5 Kado Pengantin

SHARE:

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu Tabaroka Wa Ta'ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa terlimpahkan atas Baginda Rasulullah SAW, keluarga, sohabat, serta para pengikutnya.

Berikut ada beberapa ‘kado pengantin’ dari Abah Syeikh yang berhasil saya rangkum  untuk kita jadikan ‘pengingat’. Loh koq cuman 5 ? He,,he,, ini sekedar apa yang saya tangkap aja, sesuai ilmu cetek saya tentunya. Soalnya ke-5 hal berikut yg selalu diulang-ulang beliau bila menikahkan santri sih. Walaupun sepertinya dikhususkan untuk para pengantin, namun ada baiknya lho bagi para sedulur yang masih ‘jomblo’ ikut mengintip sedikit isi ‘kado, yuk...

KADO PERTAMA


"Kenali" Pasangan. Hal ini biasanya dicontohkan beliau Abah Syeikh dengan mengajukan pertanyaan  kepada salah satu ‘peserta’ pengantin , “Anisa wis kenal Kang Ali ?”, yang ditanya tentu saja senyam-senyum malu, “Sampun !” (sudah..). Kemudian Abah tetap mengejar dengan pertanyaan, “Coba..., sing endi Kang Ali ?. Mengko aja-aja keliru.” (coba tunjuk, mana yang namanya kang Ali ? ntar keliru tuh...) Gerr…para Jama’ah-pun spontan pada tertawa geli pada pertanyaan sederhana yang satu ini. Sebelum melanjutkan ketawanya, mari kita memberi batasan mengenai definisi “kenal”. Terus terang kami ga kenal apa yang disebut pacaran, kami hanya mengenal istilah ta'aruf.  Dan sebagai umat Islam emang ga perlu tuh pacaran, apa lagi sampe pergi berduaan, bonceng-boncengan, ah,,, ngiri juga kadang liat teman sebaya yang bisa mengumbar kepuasan.


KADO KE-DUA
Perlunya Tajdidu Syahadat (memperbarui syahadat). Ketika Abah Syeikh menjabat tangan ‘peserta’ pengantin seringkali beliau menuntun dua kalimah syahadat dulu sebelum prosesi aqdun nikah pada calon pengantin, terkadang para saksi juga beliau syahadat., tentu saja banyak mustami’ yang pada keheranan, “lakon apa maning kiye ?”. (apaan lagi nih, kok aneh-aneh ?). Siapa yang nggak heran, para pengantin itu kan santri, setidaknya pernah ngaji, tentu saja mereka beragama Islam kan, Para saksi pun juga kebanyakan kiai/ ustadz lha koq di syahadat ulang. 

Mengenai hal ini, Abah Syeikh menjelaskan untuk menjawab rasa penasaran kita bahwa para pengantin perlu diperbarui syahadatnya, lebih khusus bagi pengantin wanita sebagai sikap kehati-hatian, karena jangan-jangan kita yang kelihatannya seorang Muslim, ya sholat, ya mengaji, tapi tidak merasa bila pada suatu hari pernah murtad, pernah musyrik, pernah ninggal sholat yang membuat ke-islaman kita perlu diperkuat lagi dengan syahadat. Banyaknya jama'ah yang hadir, banyaknya saksi adalah kesempatan kita untuk memperbarui syahadat lagi.


KADO KE-TIGA
Perjelas Mahar. Berulang kali Guru Kita, Abah Syeikh miwir masalah ini, banyak kasus  dimana pengantin pria mengatakan bahwa maharnya ‘seperangkat alat sholat’. Loh, yang benar saja ?, bukankah bisa dikategorikan ‘seperangkat’ bila sesuatu tersebut merupakan sarana-prasana untuk mengerjakan sholat dari awal hingga akhirnya, dari berwudhu hingga salamnya, dari syarat sahnya hingga rukunnya. Masak cuman sarung, mukena, peci, sajadah, tasbih dikatakan  sebagai ‘seperangkat’ alat sholat. Lha air untuk berwudhunya mana ?, lha tempat sujudnya mana ?, bila sajadah dikatakan sebagai ‘tempat sujud’, apa sholatnya mau di jalan, di lapangan terbuka, yang benar saja.

Berbahaya bila penyempitan makna ‘seperangkat’ – yang hanya diartikan sebatas sarung, mukena baju koko peci, sajadah- sudah mendapat pembenaran umum. Sekali lagi perjelas maharnya, jangan sebut dengan "seperangkat alat sholat" saja, perlu dirinci " mukena satu stel, tasbih, sajadah satu helai, satu kitab suci alqur'an" demikian dsb..., jika uang perinci juga dengan menyebut, " 10 juta rupiah indonesia, 100 lembar 100 ribuan rupiah indonesia".
Kesalahan yang sudah menjadi ‘kebenaran’ umum inilah yang perlu kita perbaiki. Bahkan seorang politikus sekaliber Karl Marx mengatakan, “Kesalahan yang digembar-gemborkan secara terus menerus sebagai sebuah kebenaran, akan dianggap sebagai hal benar”

Kasus aneh lagi, ada mempelai Pria yang memberikan mahar “Bacaan Surat Al-Fatehah”, enak sekali !. Yang menjadi permasalahan, apa sudah benar bacaannya, makhrojnya, tajwid maupun tartilnya. Nikah koq dibuat main-main. Lebih mengkhawatirkan bila petugas dari pemerintah tidak mengingatkan pentingnya masalah ini, masalah mahar ini sangat menentukan sah tidaknya suatu perkawinan. Bila tidak sah perkawinannya, maka seumur hidup pasangan tersebut melakukan zina –naudzubillah- .


KADO KE-EMPAT

Hati-hati Dengan Shighot Ta’liq. “ Bila saya menyakiti istri……, maka…..Bila saya selama …. tidak memberi nafkah pada istri, maka……” shighot inilah yang dimaksud Abah Syeikh untuk berhati-hati bila mau men’jahr’kannya.

Bila Suami pergi ke luar kota selama tiga bulan dan lupa  memberikan nafkah pada sang istri, apa bukan membuka peluang berlakunya shighot ta’liq tersebut. Bahkan teknologi visum pada perkembangan ilmu medis dapat menciptakan  sekedar sebuah ‘cubitan’ bisa dijadikan bukti sebagai sebuah penganiayaan.


KADO KE-LIMA
Hindari Kawin Syiri. Walaupun menurut hukum syara’, kawin syiri diperbolehkan bahkan dikatakan sah, namun sebagai warga Indonesia, Abah Syeikh menyarankan agar kita-kita yang sudah ngebet mau nikah (lagi ?) agar menghindari Pernikahan Syiri. Sebagai warga yang baik, kita harus mentaati aturan-aturan yang diberlakukan oleh pemerintahan yang sah. Selain sah sesuai ketentuan Agama, pernikahan yang kita langsungkan juga harus tercatat dalam catatan sipil pemerintah.

Mohon maaf bila untuk saat ini saya hanya menemukan 5 ‘kado’ dari Abah Syeikh tersebut,  itupun dalil2nya lupa saya catatkan, namun saya percaya bahwa masih banyak kado-kado yang belum kita temukan dari 'Ulama-ulama hebat lainnya, Jangan biarkan kado itu menghilang kawan, sebelum kita berhasil membukanya. Mari sharing ilmu, semoga menambah iman dan amal.

Semoga bermanfa'at.

COMMENTS

BLOGGER: 2
Loading...
Nama

Atheis Blogging FlasFict I'tibar(Inspirasi) Iseng Ketuhanan Konspirasi Muhasabah(Introspeksi) Mujadalah(Berdiskusi) Muroja'ah(Mengulangi) Muthola'ah(Menganalisa) PR Silaturrahiim Ta'lim Tajwid Tarikh Wanita
false
ltr
item
Debu Semesta | Just For You: 5 Kado Pengantin
5 Kado Pengantin
http://1.bp.blogspot.com/_3jvFsmnoEjs/TVKvrzLRfdI/AAAAAAAAAE0/96vDsNjXMto/s1600/ghift.jpg
http://1.bp.blogspot.com/_3jvFsmnoEjs/TVKvrzLRfdI/AAAAAAAAAE0/96vDsNjXMto/s72-c/ghift.jpg
Debu Semesta | Just For You
http://www.samaranji.net/2011/02/5-kado-pengantin.html
http://www.samaranji.net/
http://www.samaranji.net/
http://www.samaranji.net/2011/02/5-kado-pengantin.html
true
764168301857459650
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy